![]() |
| Wahyu Firmansyah - sehari-hari bertugas sebagai Asisten Logistik |
Selasa, 14 Agustus 2018
Medali Perunggu berhasil diraih Wahyu Firmansyah (XI TKN) dalam Kejurprov Anggar 2018
13 Taruna dan 5 Taruni Menjadi Tim Paskibra Kecamatan Kalipuro
Sekelompok orang datang memasuki kampus SMK Negeri 1 Kalipuro. Dengan badan tegap, pakaian rapi mereka memasuki plasa yang menjadi kebanggaan Taruna Semakapura. Mereka adalah Tim Penyeleksi Paskibra Kecamatan Kalipuro. Terdiri dari perwakilan Kecamatan, Koramil Kalipuro dan Polsek Kalipuro. Khusus seleksi tahun 2018 ini, Tim Penyeleksi datang ke sekolah menengah atas di wilayah Kecamatan Kalipuro.
Kamis, 19 April 2018
Sekolah Pelayaran Mahal?
Suka tidak suka, mau tidak mau, sebagai guru yang mengabdi di sekolah pelayaran niaga, pasti pernah bahkan sering mendapatkan pertanyaan “sekolah pelayaran itu mahal ya?” Pertanyaan tersebut atau yang sejenisnya terlontar dari para orang tua calon peserta didik baru yang mengantarkan putra atau putrinya mencari informasi di sekolah. Mau dijawab “tidak” tapi faktanya memang cukup menguras dompet. Mau dibilang “iya” tapi relatif dan memang di sekolah pelayaran manapun akan sama.
Jawaban terbaik yang bisa diberikan tidak ada di kamus maupun di “mbah google”.
Ibarat kita akan mengendarai sepeda motor di jalan raya, kita harus memiliki surat izin mengemudi (SIM C), membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) sesuai dengan motor yang dikendarai. Menggunakan helm dan yang terpenting memiliki skill atau keterampilan dalam mengendarai sepeda motor.
Pada prinsipnya, seseorang yang ingin menjadi pelaut, harus memiliki dan memenuhi beberapa persyaratan mutlak.
Buku pelaut menjadi persyaratan mutlak yang pertama. Calon pelaut juga wajib memiliki sertifikat keterampilan seperti Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF), Survival Craft & Rescue Boats (SCRB), Medical First Aid (MFA), Medical Care (MC).
Nah inilah yang memberikan kesan bahwa sekolah pelayaran itu mahal. Untuk mendapatkan empat sertifikat keterampilan, sementara ini, khususnya SMK Negeri 1 Kalipuro bekerja sama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.
Setiap tahun, Taruna diberangkatkan ke PIP Semarang untuk menempuh sertifikat tersebut.
Sederhananya, pengambilan sertifikat tersebut ditempuh dalam waktu 20 s/d 30 hari. Katakanlah biaya empat sertifkat tersebut mencapai dua juta rupiah. Biaya transportasi menggunakan Bus sewaan juga cukup lumayan, karena tidak mungkin kita ke Semarang mengendarai sepeda motor. Selama berada di Semarang, pihak sekolah akan mengkoordinir rumah tinggal sementara atau rumah kos, yang tidak semurah di Banyuwangi. Dan tentu saja, pihak sekolah juga mengkoordinir keperluan konsumsi setiap harinya.
Jadi kira-kira dapat dihitung sendiri, biaya pengambilan 4 sertifkat pertama yang dilakukan di Semarang serta biaya hidup selama satu bulan di kota besar tersebut.
Tidak ada yang mahal dari sebuah usaha menyiapkan masa depan yang cerah. Karena mahal hanya terjadi ketika kita sekarang tak menyiapkan apapun.
Sabtu, 24 Februari 2018
Sang Pengabdi Sejati
tak ada badai pula
Jadwal mengajar pun tak ada
Tidak seperti biasanya
Sosok gempal berkacamata
Terlihat menikmati secangkir kopi
di salah satu sudut kantin
Duduk di satu-satunya kursi
yang menghadap ke sebelah barat
Memang berkaos Poliwangi
Didapatkan saat menjadi Tim Pelatih
dalam Kegiatan Pengenalan Lingkungan Kampus
Tetapi dapat dipastikan bahwa separuh jiwanya
Berisi tentang kita, Semakapura Jaya,
Bahwa setiap detak jantungnya selalu memompa semangat kita
Bahwa di setiap hela nafasnya menjadi nafas kedisiplinan kita
Bahwa setiap detik waktunya tak pernah tanpa Semakapura
Bahwa seluruh jiwa raganya telah dikorbankan
Demi berkembangnya layar Kapal Semakapura
Mengarungi luasnya samudra dengan gagah perkasa
Derap tegak langkahnya terpancar wibawa
Tatap tajam matanya percikan ketegasan
Gelegar dalam suaranya membakar kesunyian
Beribu kata-kata indahnya kunci kesuksesan
Pengabdi Sejati datang dari hati
Pengabdi Sejati tak harap dipuji
Pengabdi Sejati sumber inspirasi
Dan Pengabdi Sejati takkan pernah mati
Angkatan V? Unik Luar Biasa
Rabu, 21 Februari 2018
Mekanisme Percuma
Percuma
Percuma
Percuma
Minta terhormat tapi tidak menghormat
Mekanisme yang percuma
Minta dihormati tapi tidak menghormati
Saling tikam
Saling menghardik
Saling menjatuhkan
Percuma....
Mekanisme percuma
Akan datangnya kematian
Namun sedikit yang mempersiapkannya
Inikah yang namanya
Mekanisme percuma.......
Taruna Semakapura Mengikuti Lomba Susur Sungai Lider Blambangan
GIAT PEMBALOKAN: MENAPAKI JENJANG KEPEMIMPINAN, MENGUATKAN KARAKTER TARUNA
Mentari pagi bahkan belum sepenuhnya menyapa ufuk timur ketika derap langkah para Taruna dan Taruni mulai memenuhi titik kumpul. Dengan sera...
-
Kamis, 23 Juli 2020 – Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Negeri 1 Kalipuro mengikuti Workshop Tata Kelola Keuangan dan Administrasi...
-
Rabu, 30 Agustus 2017 - SMK Negeri 1 Kalipuro Mengirimkan Tiga Wakil Untuk Mengikuti Lomba Gerak Jalan Tradisional Kalipuro – Panas te...
-
Kamis, 4 Agustus 2016 dilakukan pemilihan Komandan Kompi (Danki) Angkatan VI SMK Negeri 1 Kalipuro. Shelsa meraih suara terbanyak dengan s...


