Sabtu, 25 Juli 2020

ROADSHOW CABDIN PROVINSI JAWA TIMUR WILAYAH KABUPATEN BANYUWANGI

Kamis, 23 Juli 2020 – Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Negeri 1 Kalipuro mengikuti Workshop Tata Kelola Keuangan dan Administrasi Sekolah

Memasuki Tahun Pelajaran 2020/2021 agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 menjadi pembeda dalam mengawali tahun ajaran baru. Bulan Juli biasanya menjadi bulan yang sangat sibuk, baik bagi tenaga pendidikan maupun tenaga kependidikan, serta bagi peserta didik. Tahun ini, segala kesibukan di awal tahun pelajaran dilaksanakan dengan tidak bertemu di sekolah, tidak bertatap muka, secara online dalam jaringan.

Namun begitu, aktivitas pendidik dan tenaga pendidikan wajib tetap dilaksanakan dengan tatap muka di sekolah, tentu dengan menerapkan protokoler kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi telah menjadwalkan Workshop Tata Kelola Keuangan dan Administrasi Sekolah di bulan Juli ini. Pada minggu keempat, difokuskan pada SMK negeri se-kabupaten Banyuwangi.

SMK Negeri 1 Kalipuro sendiri mendapatkan jadwal pada hari Kamis, 23 Juli 2020. Bertempat di Ruang Aula Semakapura, para peserta yang terdiri dari, Komite Sekolah, Kepala Sekolah da Para Wakil, ASN, GTT dan PTT sudah siap sesuai jadwal pukul 12.00 WIB. Sembari menunggu kedatangan Kepala Cabang Dinas dan para Pemateri beserta rombongan, keluarga besar Semakapura terlihat bernyanyi bersama di ruangan. Sebuah pemandangan yang sebenarnya agak langka terjadi.
Rombongan tiba di Semakapura sekitar pukul 13.00 WIB. Cukup siang, mengingat sebelumnya mereka berkunjung ke SMK Negeri 1 Wongsorejo dalam kegiatan yang sama. Dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan, setiap rombongan wajib diperiksa suhu badannya, kemudian mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

Kacabdin Kabupaten Banyuwangi beserta Rombongan Tiba di SMKN 1 Kalipuro

Nahkoda Semakapura, Dra. Esti Joeniarti Ekorini memberikan sambutan awal. Poin intinya adalah tentang pentingnya pengetahuan terkait tata kelola keuangan dan manejemen sekolah. Ditambahkan pula bahwa kemajuan sekolah tidak hanya bergantung dari kepala sekolah, tetapi juga pada usaha dan kerja keras seluruh anggota sekolah. Di akhir sambutan, Ibu kepala sekolah yang sebelumnya menjadi Kepala SMKN 1 Tapen Bondosowo, berharap setelah mengikuti workshop  ini, seluruh warga sekolah, utamanya yang memiliki tugas tambahan, dapat lebih mengerti dan menerapkan tata kelola keuangan dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ibu Dra. Esti Joeniarti Ekorini, Kepala SMKN 1 Kalipuro Memberikan Sambutan

Pemateri pertama adalah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bapak Drs. Istu Handono, M.Pd. Beliau menyampaikan pentingnya transparansi tata kelola keuangan sekolah. Termasuk peranan komite sekolah dalam membantu menyediakan dana pendukung pendidikan. Ditambahkan pula oleh mantan Guru PPKn di SMA Negeri 1 Giri ini bahwa akan ada pengajuan perencanaan pembelajaran tatap muka kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kacabdin Kabupaten Banyuwangi, Bapak Drs. Istu Handono, M.Pd Menyampaikan Materi 1: Kebijakan Umum Pendidikan

Kemudian disambung oleh Ketua Forum Komite Sekolah Kabupaten Banyuwangi, Bapak Misnadi,SH.,  yang menyatakan bahwa Komite Sekolah siap mendukung penuh proses pendidikan termasuk membantu dalam pengadaan dana dari orang tua peserta didik. Ditambahkan pula, Komite Sekolah merupakan lembaga berpayung hukum yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah. Bahwa komite sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.

Pemateri kedua dari Bapak Drs. Catur Pamarto, M.Pd selaku Pengawas Pembina SMA Kabupaten Banyuwangi. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini memang belum diperbolehkan dilakukan secara tatap muka, kecuali wilayah yang berada pada zona hijau. Pembelajaran dalam jaringan yang dilakukan pada semester lalu, perlu dievaluasi untuk perbaikan pada tahun ajaran baru ini.

Materi 2: Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah oleh Bapak Drs. Catur Pamarto, M.Pd

Kesulitan yang dihadapi, terutama oleh peserta didik adalah sulitnya mendapat akses internet, terbatasnya kemampuan orang tua dalam menyediakan sarana ponsel android atau terbatasnya kuota internet yang dimiliki peserta didik. Beliau memberikan penawaran solusi berupa, sekolah menyediakan kuota internet untuk peserta didik yang digunakan untuk pembelajaran dalam jaringan.
Pengawas/Pembina SMK Kabupaten Banyuwangi, Bapak Drs. H. Sugiono menjadi pemateri kedua dengan Materi Tugas Pokok dan Fungsi Komite Sekolah. Beliau menekankan bahwa Komite Sekolah dapat mendukung pengemasan Profil Sekolah yang lebih menarik untuk dapat mendatangkan calon peserta didik baru dan meningkatkan animo masyarakat atau orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Kalipuro. Beliau menegaskan bahwa, sebaik apapun peralatan sarana prasarana yang dimiliki sekolah, akan menjadi sia-sia apabila tampilan sekolah dari pinggir jalan, tidak menarik, tidak tertata dengan baik. Pesan beliau, Semakapura wajib meningkatkan kondisi fisik dari gerbang sekolah, hingga ke dalam, termasuk lingkungan sekitar sekolah.

Bapak Drs. H. Sugiyono Menyampaikan Materi 3: Tugas Pokok dan Fungsi Komite Sekolah

Materi keempat tentang Manejemen Keuangan disampaikan oleh Bapak Yusuf Wibisono, S.Pd, M.M., M.Pd selaku Pengawas/Pembina SMK Kabupaten Banyuwangi. Diantara para pemateri, selain Bapak Kacabdin, Bapak Yusuf ini merupakan pemateri yang familier , karena merupakan Pengawas/Pembina SMKN 1 Kalipuro. Dengan gayanya yang khas, meskipun hari sudah mulai senja, dapat membawa membawa suasana dan mengembalikan antusiasme para peserta workshop.
Pemateri keempat yang memiliki keahlian dasar di bidang Teknik Bangunan ini, menyampaikan peraturan keuangan sekolah. Macam-macam sumber dana, tata cara pengadaan dana, termasuk penerapan dan pertanggungjawaban dana yang digunakan. Beliau berharap dengan mengikuti workshop ini, pengelolaan keuangan SMKN 1 Kalipuro menjadi lebih profesional, transparan dan akuntabel. Dengan begitu, mampu meningkatkan kepercayaan orang tua yang sudah menginvestasikan biaya pendidikan putra dan putrinya.

Materi 3: Manejemen Keuangan oleh Bapak Yusuf Wibisono, MM. M.Pd

Sesi tanya jawab dimulai setelah pemateri terakhir. Pertanyaan dari salah satu peserta workshop mengenai persiapan Pembelajaran Luar Jaringan (Luring), tatap muka. Mengingat sebagai sekolah yang menerapkan Pendidikan Ketarunaan, akan sangat riskan apabia pembelajaran tatap muka tidak segera dilaksanakan. Jawaban pemateri, semoga pada beberapa waktu dekat, wilayah Kabupaten Banyuwangi mendapat izin dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka. Tentu dengan menerapkan standar protokoler kesehatan yang ketat. Adapun dokumen dan peralatan yang wajib dipersiapkan adalah surat rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, surat persetujuan dari orang tua, memastikan sarana cuci tangan yang memadai dan selalu menggunakan masker serta tidak terjadi kerumunan selama pembelajaran di sekolah.

Foto Bersama Pemateri dan Para Peserta Workshop

Sekitar pukul 17.50 WIB, pembawa acara menutup kegiatan, dan menyampaikan beberapa kesimpulan workshop dan harapan ke depannya. Sebagian besar peserta workshop berharap pembelajaran tatap muka ini segera bisa dilakukan. Empat bulan sudah menjadi waktu yang panjang untuk "berpisah" dengan para Taruna. Pun demikian para Taruna juga sudah merindukan aktivitas di sekolah seperti sebelum pandemi Covid-19. Semoga pandemi ini segera berakhir dan segala bentuka aktivitas pembelajaran kembai normal seperti sedia kala. (w/n)

Bravo Semakapura

MANEJEMEN PENDIDIKAN: SUMBER DANA KEUANGAN SEKOLAH

Pengadaan Sumber Dana Keuangan Sekolah Wajib
Diterapkan Sesuai Peraturan dan Perundang-undangan yang Berlaku

Sekolah merupakan salah satu lembaga penyelenggara pendidikan yang formal di Indonesia. Pendidikan seyogyanya dapat menjadi media pembelajaran peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan berpikir kritis, keterampilan dan perbaikan sikap. Sesuai dengan tujuan pendidikan yang tertuang dalam UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Jumat, 03 Juli 2020

KUTIPAN TARUNA SEMAKAPURA

Pendidikan Ketarunaan sebagai pembentukan karakter peserta didik merupakan hal yang sangat melekat di setiap sekolah pelayaran. Taruna SMKN 1 Kalipuro selama menempuh pendidikan, mengalami berbagai bentuk latihan. Dari perjalanan tersebut, beberapa Taruna berbagi pengalaman dan membagikan informasi. Berikut kumpulan Kutipan Taruna Semakapura yang dihimpun oleh Tim Redaksi.


SMK NEGERI 1 KALIPURO MEMBUKA PENDAFTARAN CALON TARUNA BARU JALUR OFFLINE


Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 ini terasa sangat spesial. Segala proses PPDB dilakukan secara mandiri (online) oleh setiap calon pendaftar tingkat SMA/SMK/sederajat. Mulai dari Pengambilan PIN, Pendaftaran dan Daftar Ulang dilakukan tanpa harus mendatangi sekolah yang akan dituju.

Rabu, 13 Maret 2019

DUA TARUNA SEMAKAPURA LOLOS SELEKSI PASKIBRA KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019

SELEKSI PASKIBRA KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019 DIMULAI BULAN MARET

KALIPURO - Tidak seperti tahun sebelumnya, pengumuman seleksi Paskibra Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Banyuwangi dan Provinsi Jawa Timur dilakukan bulan Februari. Surat pemberitahuan diterima beberapa hari setelah Pelatih Ketarunaan Semakapura mendapatkan surat tugas untuk melatih kembali di SMK Negeri 1 Kalipuro.
Dibantu oleh beberapa Staf Batalyon Tingkat III, hasil pengukuran tinggi badan sempat membuat pesimis. Hanya 2 Taruna yang bertinggi lebih dari 173 cm, bahkan tidak ada Taruni yang bertinggi 163 cm.



Foto 1.   Pengumuman dan Pemilihan Calon Peserta Seleksi Paskibra

Selasa, 14 Agustus 2018

Pembalokan Sebagai Proses Kenaikan Tingkat Taruna

Apa yang terlintas dalam pikiran kalian ketika mendengar kata PEMBALOKAN? Seru, menakutkan, menegangkan, menyenangkan atau menantangkah? Dan bagaimana rasanya kalian saat mengikuti Pembalokan? Serta seberapa pentingnya proses Pembalokan bagi kalian Taruna dan Taruni Sekolah Pelayaran Niaga SMK Negeri 1 Kalipuro?

Pembalokan Tingkat III Angkatan V Tahun 2017
Istilah Pembalokan diambil dari simbolis bertambahnya balok di evolet seorang Taruna. Pembalokan menjadi salah satu prosesi yang wajib diikuti oleh seluruh Taruna sebagai tanda kelayakan kenaikan tingkat. Selama kegiatan Pembalokan, seorang taruna akan "diuji" fisik dan mentalnya yang dituangkan dalam berbagai kegiatan selama satu hari penuh.

Di sisi lain, Pembalokan dimaksudkan untuk menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pada Taruna; membentuk karakter Taruna menjadi seorang yang disiplin tinggi dan bermental baik; dan sebagai sarana penanaman jiwa persatuan dan kesatuan serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Medali Perunggu berhasil diraih Wahyu Firmansyah (XI TKN) dalam Kejurprov Anggar 2018

Kejuaraan Anggar Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 digelar di Kabupaten Malang. Resmi dibuka oleh Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Provinsi Jawa Timur pada 26 Juli 2018 pukul 15.00 WIB. Bertempat di GOR Divisi Infanteri 2 Komando Strategi Angkatan Darat.

Wahyu Firmansyah - sehari-hari bertugas sebagai Asisten Logistik
Sejumlah 328 Atlet Anggar dari kabupaten dan kota Se-Jawa Timur memperebutkan 3 nomor individu, terdiri dari Saber (Sabel), Foil (Floret), Epee (Degen) dan 1 nomor beregu. Kontingan Kabupaten Banyuwangi mengirimkan 17 Atlet, salah satunya Wahyu Firmansyah, Taruna SMK Negeri 1 Kalipuro dari Kelas XI TKN. Wahyu Firmansyah bertanding pada kelas Epee (Degen), memperebutkan medali dengan perwakilan kontingan kota/kabupaten lain.

ROADSHOW CABDIN PROVINSI JAWA TIMUR WILAYAH KABUPATEN BANYUWANGI

Kamis, 23 Juli 2020 – Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Negeri 1 Kalipuro mengikuti Workshop Tata Kelola Keuangan dan Administrasi...